contoh kalimat passive voice
Contoh Kalimat Passive Voice dan Artinya Untuk Dipelajari
February 14, 2019
cara usir tikus
5 Cara Usir Tikus Paling Ampuh Dengan Bahan Alami Dirumah
February 15, 2019

Apa Itu Posesif? dan Seperti Apakah Ciri Ciri Posesif

apa itu posesif

Apa Itu Posesif – Apakah anda pernah mendengar kata-kata posesif. Misalnya ketika sedang menonton acara talkshow kesehatan mental. Beberapa pemateri menyinggung mengenai sifat posesif. Kata kata ini juga lumayan sering disinggung di majalah-majalah gaya hidup.

Bahkan apa itu posesif menjadi topik yang dikemas dengan serius atau santai. Terutama pada sesi seminar dan talkshow seputar psikologi remaja dan dewasa.

Apa Itu Posesif?

Lalu apa posesif itu? Pengertian posesif itu jika merujuk pada definisi bahasa Inggris akan ditemukan seperti ini. Having or showing a desire to control or dominate. Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kurang lebih begini

Memiliki keinginan atau ingin menunjukkan sikap mengontrol dan mendominasi. Jadi arti sederhananya, posesif adalah usaha untuk melakukan kontrol dan dominasi, atau lebih tepatnya menguasai orang lain yang berada dalam ikatan kita.

Baca Juga  Sudahkah Mengenal Ciri Ciri Campak Pada Anak Dengan Benar?

Sifat posesif biasa terjadi dalam hubungan-hubungan yang baik bersifat formal maupun informal. Formal maksudanya disahkan secara hukum, seperti ikatan suami dan istri. Salah satu bersikap posesif terhadap yang lain. Sikap posesif pada ikatan seperti ini biasanya berangkat dari rasa kurang percaya dengan pasangan, atau kecemburuan berlebihan. Atau malahan karena merasa pasangan adalah miliknya sehingga tidak berhak berinteraksi dengan orang lain.

Sementara posesif yang terjadi pada ikatan informal seperti pacaran. Sikap posesif yang timbul biasanya membatasi ruang gerak pasangan. Mengatur jadwal rutin, dan bahkan mengatur menu makanan, jenis mainan, jenis pekerjaan dan sampai pada sikap memilih teman.

Contoh nyata di kehidupan seperti melarang pacarnya memiliki teman yang beda jenis. Melarang pacarnya memakan-makanan tertentu agar tidak sakit, atau mewajibkan makanan-minuman tertentu agar sehat. Mewajibkan melaporkan setiap kegiatan dan mengatur jadwal kegiatan.

Apa Sajakah Ciri Ciri Posesif?

ciri ciri posesif

Awalnya apa itu posesif terlihat wajar dan baik-baik saja. Namun lama-kelamaan akan membuat kedua belah pihak semakin tidak nyaman. Pada posisi pacaran, sikap posesif yang berlebihan dapat memutus tali pertemanan dengan teman-teman lawan jenis lainnya. Karena mereka berpikir setelah anda mempunyai pacar pergaulan jadi terbatas, lalu seperti apakaj ciri ciri posesif?

Baca Juga  Apa Itu Terapi Gurah dan Apa Manfaat Gurah Bagi Kesehatan

– Melarang istri bergaul dengan teman laki-laki

Sementara sikap posesif pada ikatan suami-istri. Akan membahayakan keharmonisan rumah tangga. Melarang istri untuk bergaul dengan teman-teman laki-lakinya. Atau istri mengontrol isi handphone dan segala chat, sms atau histori panggilan milik suaminya.

Tentunya akan membuat komunikasi menjadi kaku. Suami merasa tidak dihargai kepemimpinannya. Sementara pada kasus istri, istri malah merasa terkekang dan membuat pernikahan seperti penjara baginya.

– Memiliki sikap cemburu buta

Beberapa orang beranggapan sikap posesif merupakan hal wajar. Mereka berdalih posesif adalah cemburu yang berusaha ditunjukkan kepada pasangan. Apakah benar demikian? Pada dasarnya posesif dan cemburu memiliki kesamaan arti.

Cemburu timbul karena ingin memiliki pasangan seutuhnya. Sementara posesif juga berakar pada arti yang sama. Lalu apa yang membedakan. Pertama, posesif lebih berkonotasi negatif. Artinya ada tendensi untuk mengontrol dan menguasai. Sementara cemburu biasanya hanya bersifat sesekali dan tidak terlalu menjadi tendensi. Kedua, yang paling jelas membedakan posesif dna cemburu adalah “batas”

Baca Juga  Pengertian, dan Efek Samping Vaksin HPV Adalah Sebagai Berikut

Batas yang dimaksud disini adalah seberapa profesional anda menempatkan diri dengan pasangan dan berkomitmen dengan janji-janji yang dibuat dengan pasangan. Orang posesif akan cenderung memberikan aturan-aturan kepada pasangannya agar dirinya merasa tenang bisa mengontrol pasangannya.

Sementara orang cemburu akan mengembalikan persoalan pada komitmen bersama untuk menjaga bersama. Pada titik inilah kedewasaan seseorang menjadi pemain peran penting.

– Selalu curiga dan berprasangka negatif

Orang-orang dengan kedewasaan yang tinggi. Akan percaya dengan pasangannya tanpa harus memberikan aturan-aturan yang mengekang dan terkesan menyulitkan. Sementara orang posesif cenderung bersikap skeptis, selalu curiga dan berprasangka negatif.

Lalu timbullah sikap posesif untuk mengontrol dan mendominasi pasangan. Pada beberapa kasus pelaku posesif bahkan bisa melukai korbannya tanpa alasan yang jelas. Anda juga harus berhati-hati. Pada beberapa kasus pelaku posesif bahkan melakukan tindakan kekerasan seksual untuk mendominasi dan mengontrol pasangannya. Tujuan ini dilakukan agar pasanganya tidak dijamah orang lain.

posesif artinya
Bagaimanakah Cara Mencegah Posesif Pada Pasangan?

Kembali pada sifat cemburu dan posesif. Apakah sifat cemburu bisa berubah menjadi apa itu posesif? Bisa, ketika cemburu berlebihan akan berubah menjadi posesif. Ketika cemburu tidak diimbangi sikap dewasa dan saling menghargai satu sama lain.

Maka akan timbul kecurigaan dan prasangka, lalu berkembang menjadi sikap posesif. Satu hal yang mesti diperhatikan. Sikap cemburu dan posesif bisa dikurangi dengan saling membangun kepercayaan, tidak saling mengkhianati, saling menerima kekurangan pasangan.

Baca Juga  Cara Menghilangkan Batuk Berdahak Pada Anak Dengan 4 Cara Aman Ini

Serta saling mendukung satu sama lain jika ada masalah. Terus terang dan keterbukaan adalah kunci membangun hubungan yang baik. Terus terang dan keterbukaan bukan hanya pada hal-hal yang bersifat positif saja.

Tetapi juga hal-hal bersifat negatif. Seperti misalnya berkata jujur jika kurang menyukai kebiasan buruk pasangan karena berkata kotor, merokok atau meminum alkohol. Awalnya mungkin sulit, tetapi dengan terus berusaha membangun kepercayaan masing-masing. Berkomitmen, serta terbuka dan berani meminta maaf terlebih dahulu jika salah adalah kunci membangun ikatan yang bebas dari tekanan rasa posesif.

Artikel Terkait

Rianto Subandi

Hai, selamat datang di lapak inspirasi. Lapak ini adalah kumpulan inspirasi yang ditulis sembari menikmati secangkir teh manis dan sepotong senja di sore hari.

Selanjutnya, perkenalkan nama saya Rianto, menjadi blogger sejak 2009. Remah remah tulisan saya mengenai inspirasi kehidupan dapat ditelusuri di blog ini atau di kompasiana. selamat menikmati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *