cara memanjangkan rambut dalam 1 minggu
Cara Memanjangkan Rambut dalam 1 Minggu Dengan 5 Bahan Alami
October 17, 2018
cara menghilangkan bekas koreng
Cara Menghilangkan Bekas Koreng Paling Ampuh yang Bisa Dicoba
October 17, 2018

Lakukan 4 Cara Mencegah Penyakit Difteri Ini Pada Anak

cara mencegah penyakit difteri

Cara Mencegah Penyakit Difteri – Pada tahun 2017 lalu penyakit difteri kembali muncul dan menyebar di Indonesia. Bahkan pada tahun tersebut bakteri difteri telah memasuki 20 kota propinsi di Indonesia.

Langkah pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut pun cukup cepat dan telah mengkatagorikan penyakit difteri sebagai wabah berbahaya dalam Kejadian Luar Biasa (KLB).

cara mencegah penyakit difteri
Apakah Penyebab Penyakit Difteri?

Penyebab dari penyakit difteri berasal dari Corynebacterium yang akan menyerang bagian tenggorokan, kulit dan hidung. Penyebarannya sangat cepat hanya melalui udara ketika seseorang yang telah terinfeksi baktu atau bersin. Maka orang lain yang terkena kontak langsung melalui orang tersebut akan terserang penyakit.

Penyakit ini paling cepat menyerang anak-anak, tidak ingin anak Anda terkena penyakit difteri maka Anda harus mengenali gejalanya sehingga dapat melakukan pengobatan dini serta pencegahan yang tepat.

Baca Juga  Efek Samping Suntik Difteri, Efek Suntik Difteri, Efek Samping Vaksin Difteri, Efek Imunisasi Difteri

Jika anak atau saudara Anda merasakan radang tenggorokan, kesulitan untuk bernafas, demam tinggi hingga menggigil, berbicara melantur bahkan batuk yang sangat keras maka itu adalah gejala awal dari penyakit difteri.

Jika Anda tidak mengatasinya dengan berobat ke dokter penyebaran bakteri akan sampai pada jantung, ginjal, saraf otak dan jaringan tubuh yang awalnya sehat. Kebanyakan orang khususnya anak-anak tidak sadar bahwa dirinya telah terinfeksi bakteri ini sehingga sebagai orang tua Anda harus waspada dan memperhatikan tingkah laku anak Anda.

Untuk memperhatikan pgejala awal penyakit difteri pada anak Anda perlu melakukan beberapa hal berikut ini:

• Ukur suhu tubuh anak, demam tinggi bisa mencapai 38 derajat celcius

• Cek tenggorokan apakah terlihat selaput warna abu-abu dan anak Anda mengalami berdarah saat batuk

• Anak merasa nyeri saat menelan ludah

• Adanya pembengkakan kelenjar getah bening

• Anak mengorok saat tidur dan kesulitan untuk bernafas

Jika anak Anda sudah mencapai batuk berdarah maka Anda wajib memeriksakannya ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Dokter akan melakukan isolasi mengingat penyebaran penyakit ini sangat cepat. Jangan remehkan penyakit ini karena dapat mengakibatkan kematian.

cara mencegah penyakit difteri
Lakukan 4 Cara Mencegah Penyakit Difteri Ini Pada Anak

Cara mencegah penyakit difteri yang dicanangkan oleh pemerintah bahkan oleh WHO adalah menggunakan vaksin. Pencegahan menggunakan vaksin dianggap sangat efektif dan menekan turunnya angka penyebarang bakteri difteri. Vaksin ini diwajibkan di setiap negara, namun di Indonesia penggunaan vaksin difteri belum menyeluruh di seluruh daerah.

Ada berbabagai macam alasan mengapa vaksinasi ini terhambat dan tidak menyebar seperti karena kesadaran masyarakat yang kurang dan penyebaran vaksinasi ke desa-desa yang sulit dijangkau. Nah jika Anda mengetahui bahayanya penyakit difteri ini maka pastikan anak dan anggota keluarga yang lain telah mendapatkan vaksinasi ini.

Nah untuk vaksin pada anak yang berusia 1 tahun mereka harus mendapat 3 kali imunisasi difteri (DPT). Sedangkan anak untuk usia 1 hingga 5 tahun wajib mendapatkan vaksin ulang hingga 2 kali. Jika anak Anda usia sekolah maka akan ada bulan imunisasi anak sekolah. Apabila orang dewasa belum pernah mendapatkan imunisasi maka daat dilakukan setiap 10 tahun sekali.

Baca Juga  9 Hal Penting, Mengapa Vaksin Difteri untuk Dewasa Diberikan

Jika vaksinasi adalah hal wajib, Anda juga harus memperhatikan lingkungan tempat tinggal. Lingkungan juga akan mempengaruhi bakteri difteri menyebar bahkan pada anak yang sudah di vaksin. Apa saja hal yang harus Anda jaga untuk melakukan pencegahan? Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan:

1. Menggunakan Masker

Anak Anda sering bermain di luar? Difteri bisa menular melalui udara maka sebaiknya Anda memperhatikan keamanan anak Anda. Siapkan masker dan jika ada salah satu teman mereka ada yang sakit gunakan masker pada anak Anda. Kita tidak tahu apakah orang lain terkena difteri atau flu biasa.

2. Lakukkan Pola Makan yang Sehat

Imun pada tubuh anak bisa saja menurun dan membuat vaksin tidak bekerja dengan baik. Imun tubuh bisa saja turun karena anak Anda tidak memenuhi gizi yang baik. Jaga imunitas anak Anda dengan memberikan makanan yang sehat dan bergizi bahkan cukup. Gizi yang seimbang terdapat pada buah, daging dan sayur.

3. Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan lingkungan rumah, bermain dan sekolah. Jika anak Anda akan masuk sekolah pilih sekolah yang bersih dan mewajibkan anak-anak cuci tangan sebelum dan sesudah masuk kelas akan lebih baik. Jaga kebersihan di lingkungan rumah, pastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik.

Jika anak selesai bermain di luar pastikan mereka cuci tangan dan cuci kaki saat pulang ke rumah. Banyak microorganisme berbahaya yang akan menempel pada tubuh anak tanpa mereka sadari.

4. Lakukan Pemeriksaan Rutin

Lakukan pencegahan penyakit difteri dengan melakukan pengecekan kesehatan anak Anda secara rutin. Mengetahui kondisi secara rutin bisa mempermudah Anda juga melakukan pengobatan. Jika terdapat tanda-tanda penyakit difteri dokter akan melakukan pengobatan dini agar penyakit tidak berkembang dengan cepat.

Dengan menjaga kebersihan dan vaksin tepat waktu Anda sudah melakukan cara mencegah penyakit difteri pada anak. Semoga kedepannya anak Anda terbebas dari virus difteri ini.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *