manfaat daun sirih bagi wanita
5 Manfaat daun sirih Bagi wanita dan Cara Menggunakannya
January 14, 2019
cara alami meluruskan rambut
Cara Alami Meluruskan Rambut Paling Efektif
January 16, 2019

Jangan Bingung, Ini Cara Menghitung PPH 21 Untuk Pekerja

Cara Menghitung PPH 21

Cara Menghitung PPH 21 – Anda sudah lama menjadi pekerja swasta atau karyawan swasta?? Tapi pernah kah kalian mengetahui cara menghitung PPh 21?? Atau masih bingung cara menghitungnya dan belum tahu apakah yang dimaksud dengan PPh 21?

Sebagian besar pekerja masih awam sekali dengan PPh 21, padahal tanpa anda sadari setiap tahunnya anda membayar PPh 21 secara rutin sesuai potongan yang telah ditentukan. PPh merupakan kepanjangan dari Pajak Penghasilan Pasal 21 merupakan pajak dari pengahasilan seseorang baik itu berupa upah, gaji maupun tunjangan yang berhubungan dengan pekerjaan yang dilakukan oleh orang tersebut.

Baca Juga  Berapa Biaya Hidup di Jerman sebagai Pelajar? Ini Rinciannya

Pajak penghasilan atau PPh 21 ini dibebankan pada pegawai tetap dengan ketentuan penghasilan 450.000 per hari atau pegawai tidak tetap dengan ketentuan minimal 4.500.000 per bulannya. Oleh karena itu, sudah kah anda menjadi bagian dari wajib pajak penghasilan?? Pembayaran wajib pajak tahunan ini berdasarkan nominal gaji yang anda terima dengan ketentuan yang sesuai dengan ketetapan Undang-Undang.

Penentuan tarif wajib pajak ini diantaranya adalah

• Potongan sebesar 5% bagi pegawai dengan penghasilan 50.000.000 pertahunnya.

• Potongan sebesar 15% bagi pegawai dengan penghasilan 50.000.000-250.000.000 pertahunnya.

• Potongan sebesar 25% bagi pegawai dengan penghasilan 250.000.000-500.000.000 pertahunnya.

• Potongan sebesar 30% bagi pegawai dengan penghasilan di atas 500.000.000 pertahunnya.

perhitungan pph 21
Ilustrasi Cara Menghitung PPH 21 Dengan Mudah

Pasti anda masih penasaran kan bagaimana cara menghitung PPh 21 yang detail sehingga dapat ditentukan potongan pajak penghasilannya dari penghasilan kita tiap bulannya. Dalam melakukan perhitungan PPh ada beberap syarat yang akan dibebankan dengan ketetpan yang telah ditetapkan oleh undang-undang.

Misal jika pegawai telah berstatus menikah, atau pegawai belum menikah, ataupun pegawai telah memiliki anak dengan jumlah tertentu.

Hal ini juga akan mempengaruhi cara perhitungan PPh 21. Oleh karena itu cara perhitungan PPh ini bersifat fleksible. Berikut ini adalah rincian mengenai cara menghitung PPh 21 untuk pegawai tetap:
Ilustrasinya adalah sebagai berikut ini.

Baca Juga  Berapakah Biaya Perpanjang Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Bapak Heru bekerja pada suatu perusahaan PT. A dengan status sebagai karyawan tetap dengan penghasilan 9.000.000 tiap bulannya. Sedangkan status perkawinan dari Bapak Heru ini adalah telah menikah tapi belum mempunyai anak.

Perusahaan tempat baka Heru bekerja ini mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS dimana premi jaminan kecelakaan dan premi jaminan kematian yang dibayarkan oleh perusahaan tersebut untuk bapak Heru sebesar 0,5% dan 0,3% dari gaji yang diterima oleh bapak Heru.

Selain itu, PT. A tempat Bapak Heru bekerja juga membayar premi untuk tunjangan hari tua sebesar 3,7% dan bapak Heru juga dibebankan biaya sebesar 2,0% setiap bulannya untuk tunjangan hari tua.
Karena PT. A juga mengikuti program pensiun untuk pegawainya. Dengan begitu maka PT. A juga harus membayar iuran pensiun untuk bapak Adi sebesar 200.000 setiap bulannya sesuai dengan ketetapan Menteri Keuangan.

Sedangkan bapak Adi diharuskan membayar iuran sebesar 100.000. dari rincian di atas maka kita dapat menghitung besarnya PPh yang harus dibayarkan oleh bapak Heru adalah sebagai berikut:

cara menghitung pph

– Gaji tiap bulannya 9.000.000

– Premi jaminan kecelakaan 0.5% 45.000

– Premi jaminan kematian 0.3% 27.000

– Penghasilan bruto 9.072.000

Dikurangi

– Biaya jabatan 5% X 9.072.000 450.000

– Iuran pensiun ketetapan menteri keuangan 200.000

– Iuran jaminan hari tua 2,0% 180.000

– Total 830.000

Penghasilan Netto 1 bulan sebesar 8.242.000

Penghasilan netto setahun (12 bulan) 98.904.000

Tarif Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)

– Wajib pajak sendiri 54.000.000

– Karena status Kawin jadi ada tambahan 4.500.000

– Total 58.500.000

Penghasilan kena pajak setahun

= 98.904.000 – 58.500.000
= 40.404.000

Hitungan PPh 21 5% x 40.404.000 2.020.200

Iuran Pph setiap bulannya
= 2.020.200/12 bulan
= 168.350

Berikut di atas ini adalah salah satu contoh ilustrasi untuk cara perhitungan PPh 21 ya tapi dengan syarat pekerja tetap yang telah menikah akan tetapi belum mempunyai anak.

Karena cara hitungan PPh ini akan berbeda pula jika misalnya perusahaan tersebut tidak mengikuti jaminan pension atau BPJS, atau missal pegawai telah mempunyai anak. Jadi perhitungan PPh 21 ini bersifat fleksibel.

Baca Juga  Biaya Kursus Bahasa Mandarin Di Jakarta dan Daftar Tempat Kursusnya

jadi tergantung jenis premi jaminan yang diikuti dan jumlah tanggungan pekerja yaitu istri dan jumlah anak. Jadi bagaimana, sekarang anda pasti sudah ada gambaran kan mengenai cara perhitungan PPh 21 anda?? Mari jadi pekerja cerdas dengan mengetahui cara menghitung PPh 21 masing-masing.

Artikel Terkait

Zahwa Arsyazzahra

Hai perkenalkan namaku Za. Kenapa singkat sekali ya? Karen nama panjangku Zahwa Arsy Azzahra, dan teman-temanku merasa namaku suzah banget jadinya disingkat seperti itu :D. Gadis beruntung kelahiran 20 Desember ini hobi sekali travelling dan menulis, nulis apapun!

Meskipun menempuh pendidikan teknik, tak menghalangi aku buat terus menulis. Bahkan menjadikan semangat buat aku, bagaimana nantinya seorang lulusan teknik bisa menjadi penulis yang karyanya banyak disukai orang 🙂

Yuk, saling menyambung silaturahmi! Reach me on zahwaarsyazzahra@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *