Manfaat Madu TJ yang tidak Diketahui Banyak Orang
October 4, 2018
Bahasa Jerman Selamat Sore
Apakah Bahasa Jerman Selamat Sore yang Benar? Ini Jawabannya
October 5, 2018

Efek Samping Suntik Difteri, Efek Suntik Difteri, Efek Samping Vaksin Difteri, Efek Imunisasi Difteri

Efek Samping Suntik Difteri, Efek Suntik Difteri, Efek Samping Vaksin Difteri, Efek Imunisasi Difteri – Sahabat, apakah Anda sudah imunisasi difteri? Jika belum, Anda bisa mengecek jadwal program pemerintah untuk imunisasi difteri. Terlebih lagi bagi anak-anak Anda yang berumur di bawah 10 tahun, hal itu penting untuk dilakukan. Sebelum itu, Anda juga harus tahu efek sampingnya agar tidak panik (efek samping suntik difteri, efek suntik difteri, efek samping vaksin difteri, efek imunisasi difteri).

Apa itu penyakit difteri?

Penyakit difteri adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri bernama Corynebacterium diphtheriae. Gejalanya yang paling identik adalah munculnya lapisan putih keabu-abuan di tenggorokan bagian dalam.

Bakteri penyebab difteri akan membunuh sel baik di tenggorokan sehingga sel tersebut mati dan menjadi membran yang lama kelamaan dapat mengganggu saluran pernapasan. Selain itu, penderita akan mengalami sakit tenggorokan, demam, membengkaknya kelenjar getah bening hingga mengeluarkan lendir dari hidung.

Pada anak-anak biasanya terjadi demam tinggi dan lemas pada tubuh. Hal tersebut kadang membuat khawatir karena gejala tersebut menyerupai gejala anak terkena dawn syndrom atau pun autis.

Tapi harus diketahui bahwa penyakit ini pernah menjadi ancaman serius bagi kehidupan manusia, terutama di negara-negara yang masih tertinggal. Orang-orang yang selamat pun bahkan akan cacat karena mengalami kelumpuhan otot dan kerusakan pada jantung.

Umumnya difteri akan menyerang manusia dengan usia 1 hingga 10 tahun. Namun, orang dewasa juga dimungkinkan terkena jika belum pernah mendapat imunisasi. Penularannya melalui kontak mulut langsung, menghirup udara yang tercemar dari orang terinfeksi, atau pun karena berbagi makanan.

Komplikasi karena difteri

(efek samping suntik difteri, efek suntik difteri, efek samping vaksin difteri, efek imunisasi difteri)

Difteri dapat menyebabkan gangguan pada organ tubuh yang lain. Pada minggu-minggu awal terkena difteri, penderita akan mengalami detak jantung yang tidak normal. Hal tersebut akan mempengaruhi pengiriman darah ke seluruh tubuh.

Ada juga komplikasi difteri yang menyebabkan rasa sakit pada kulit disertai warna kemerahan dan pembengkakan. Komplikasi seperti ini umumnya dialami oleh warga di daerah tropis dan di lingkungan yang kumuh.

Difteri di Indonesia

(efek samping suntik difteri, efek suntik difteri, efek samping vaksin difteri, efek imunisasi difteri)

Hingga November 2017, Kementerian Kesehatan menyatakan ada sekitar 622 kasus difteri di 20 provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 32 orang yang meninggal. Karena itu juga difteri ditetapkan sebagai kejadian luar biasa.

Sebenarnya ini bukan penyakit baru di Indonesia. Sejak tahun 1990-an sudah ada beberapa kasus difteri, namun hilang hingga sekitar tahun 2009. Kini, karena sudah mulai muncul lagi maka imunisasi difteri gencar dipromosikan lagi. Imunisasi difteri dimasukan bersama paket tetanus dan pertusis.

Perawatan penyakit difteri

(efek samping suntik difteri, efek suntik difteri, efek samping vaksin difteri, efek imunisasi difteri)

Perawatan dari penyakit ini terbilang cukup rumit. Pemberian antitoksin seperti penisilin dan eritromisin hingga membuat lubang dan pemberian selang pada saluran pernapasan adalah cara yang biasa digunakan.

Ketimbang penanganan setelah terjangkit difteri, tentu saja lebih baik mencegahnya dengan imunisasi. Imunisasi dapat diberikan setiap 10 tahun sekali pada orang dewasa. Namun, ada beberapa orang yang enggan melakukan imunisasi difteri karena menganggap efek sampingnya berbahaya.

Efek samping suntik difteri

(efek samping suntik difteri, efek suntik difteri, efek samping vaksin difteri, efek imunisasi difteri)

Memang terdapat efek samping dari suntik atau imunisasi difteri. Beberapa efek dari suntik difteri adalah sebagai berikut.

  1. Nyeri disertai ada warna kemerahan dan bengkak pada area yang disuntik
  2. Demam ringan dan sakit kepala
  3. Merasa kelelahan karena daya tahan tubuh sedang mengalahkan bakteri yang dimasukkan melalui suntikkan
  4. Terasa nyeri di perut, mual hingga muntah, dan dimungkinkan diare
  5. Nyeri otot
  6. Terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening

Namun sebenarnya efek samping tersebut tidak pasti terjadi. Yang kerap dirasakan oleh pasien yang suntik difteri justru vasovagal atau respon tubuh yang lemah karena imunisasi dan dibarengi kondisi tubuh yang kurang baik.

Efek vasovagal

Efek vasovagal tersebut terjadi karena kemungkinan pasien memiliki phobia pada darah atau karena hal-hal lain seperti terdapat cidera pada tubuh, meneran saat buang air besar, takut disuntik, atau yang lainnya.

Beberapa efek vasovagal yang bisa dialami seseorang setelah imunisasi adalah sebagai berikut.

  1. Pusing, lemas, hingga pingsan
  2. Kulit terlihat pucat dan mengeluarkan keringat dingin
  3. Penglihatan terganggu beberapa saat, seperti kunang-kunang
  4. Merasa mual dan bisa saja muntah
  5. Tekanan darah menurun untuk beberapa saat karena denyut jantung melambat

 

Baca Juga  Manfaat Bunga Rosella untuk Penyakit Ringan hingga Serius

Efek tersebut tersebut bukan merupakan efek samping imunisasi difteri (efek samping suntik difteri, efek suntik difteri, efek samping vaksin difteri, efek imunisasi difteri) dan tidak perlu diberi penanganan khusus. Hal itu memang umum terjadi ketika tubuh sedang lemah. Ketika nantinya tubuh sudah mengalahkan bakteri yang disuntikan melalui imunisasi, maka gejala-gejala tersebut akan hilang.

Yang perlu dilakukan jika Anda mendapat efek vasovagal adalah istirahat cukup, atau setidaknya tidak berdiri di area panas terkena sinar matahari langsung. Namun, jika hal itu terjadi dalam waktu yang cukup lama hingga berhari-hari misalnya, maka perlu dikonsultasikan ke dokter.

Anafilaksis

Jika efek vasovagal tidak cepat berhenti, hal itu bisa saja reaksi anafilaksis atau reaksi berat paska vaksinasi. Jika Anda mengalami ini, maka harus segera konsultasi ke dokter dan menjalani pengobatan. Berikut ini adalah raksi anafilaksis.

  1. Tiba-tiba merasa sulit bernapas
  2. Pusing hingga pingsan, mual dan diare
  3. Terjadi peningkatan denyut jantung tetapi tekanan darah menurun
  4. Kemerahan bukan hanya di area yang bekas disuntik disertai gatal
  5. Kulit terlihat sangat pucat

 

Nah, sahabat, itu tadi adalah ulasan singkat mengenai difteri dan efek samping imunisasinya (efek samping suntik difteri, efek suntik difteri, efek samping vaksin difteri, efek imunisasi difteri). Waspada dengan imunisasi sangat penting dilakukan mengingat ada beberapa kasus pemerintah lalai menjaga keaslian bahan. Namun, kita juga harus mengerti bahwa ada penyakit yang lebih serius mengancam. Jaga kesehatan keluarga terus, ya!

 

Artikel Terkait

Amry Hidayat

Ini saya, Amry Hidayat. Terima kasih sudah membaca tulisan-tuisan saya, yang semoga tidak membosankan. Jika memang membosankan, tolong dimaklumi selagi saya terus mengasah kemampuan.

Maklumi juga karena saya ini baru anak Mei 1995 kemarin. Gaya saya yang naratif semoga tidak juga mengganggu. Hal itu karena kegiatan yang tidak jauh dari dunia sastra, sampai membuahkan satu buku puisi berjudul Ampre Memper (2015) dan beberapa antologi bersama di tahun selanjutnya.

Kalau bukan itu, palingan bermain-main dengan gambar bergerak di instagram @amryhidayat.

Request atau beri masukan soal penulisan konten melalui amryhidayat.official@gmail.com atau cari saja saya di sekitar perempuan yang tertawa terbahak-bahak. Jangan datangi rumah saya, karena kadang di Jogja kadang di Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *