Universitas di Jerman yang Gratis
5 Daftar Universitas di Jerman yang Gratis Biaya – Antrilikeaking
October 11, 2018
syarat perpanjangan paspor
Apa Sajakah Syarat Perpanjangan Paspor Online Maupun Offline?
October 11, 2018

Mengenal Tarian Perang Dari Maluku dan 3 Arti Lambang Dari Kostumnya

tarian perang dari maluku

Tarian Perang dari Maluku – Indonesia, negara dengan banyak keberagaman budaya dan adat istiadat yang terus dilindungi namun banyak pula kebudayaan yang telah punah karena tidak dijaga kelestarian.

Anda pasti bangga menjadi anak bangsa yang ikut turut serta dalam melindungi keberagaman yang ada di Indonesia.

Namun, sayangnya semakin berkembangnya dunia global membuat kebudayaan luar yang masuk ke Indonesia merusak kebudayaan yang ada di dalam negeri.

Maka seharusnya perlindungan terhadap kebudayaan seperti bahasa, tarian, pakaian dan semua yang berbau daerah harus dilindungi mulai dari generasi muda .

Salah satu kebudayaan yang berasal dari Maluku ini juga patut dilindungi. Sebagai salah satu bagian dari Indonesia, Maluku adalah propinsi yang terdiri dari banyak kepulauan.

tarian perang dari maluku
Apa Nama Tarian Perang dari Maluku? Ini Jawabannya

Di Maluku terdapat sebuah tarian yang sangat terkenal yaitu tarian Cakalele. Tarian Cakalele sudah ada sejak zaman kerajaan Maluku yang ditarikan pada saat para prajurit pulang dari peperangan dan mendapatkan kemenangan.

Tarian Cakalele sendiri saat ini ditarikan hanya pada saat upacara adat saja karena para penduduk sudah tidak melakukan perang lagi. Selain upacara adat, tarian perang dari Maluku ini juga ditarikan pada saat terdapat promosi pariwisata baik nasional dan internasional.

Baca Juga  Ikuti 4 Pantangan Cacar Air Agar Cepat Sembuh - Antrilikeaking

Jika Anda berencana ke Maluku Anda wajib melihat tarian yang indah dan hanya ditarikan oleh pria ini. Sebagai gambaran, tarian ini dilakukan secara berkelompok dan ditarikan bersama dengan wanita. Para pria akan menjadi penari utama dan wanita akan menjadi penari pendukung saja.

Adapula penari yang berperan sebagai pemimpin perang. Penari pemimpin perang akan membawa tombak sebagai simbol perlawanan perang, selain tombang penari lain akan membawa parang dan salawaku yang merupakan senjata perang lain rakyat Maluku.

Seperti Apakah Kostum Tarian Perang dari Maluku?

Kostum yang digunakan para penari perang ini adalah kuning dan merah tua. Pemimpin perang akan menggunakan penutup kepala dengan hiasan bulu ayam dan para penari wanita akan menggunakan baju adat warna putih dengan kain panjang dan membawa lenso atau saputangan.

Pada saat menari, gerakan yang dilakukan anatara pria dan wanita berbeda, semua penari pria akan menari dengan lincah dan memainkan senjata yang dibawa masing-masing orang. Sedangkan untuk penari wanita akan bergerak lebih lemah lembut dan menggunakan gerakan ayunan tangan sambil menggerakan tangan dengan hentakan kai yang menyesuaikan dengan alunan musik.

Baca Juga  Banyak yang Gak Tahu, Inilah 7 Efek Samping KB IUD

Tarian ini akan dinikmati dengan tempo yang sangat cepat dan penggunaan alat musik tradisional tifa, gong dan bia adalah kewajiban. Suara yang dikeluarkan dari alat musik ini berbeda dengan alat musik modern lainnya.

Ketika Anda datang ke Maluku dan mendengarkan serta melihat tarian ini maka Anda akan merasakan bagaimana kemeriahan dan semangat para penari yang menggambarkan masa perang adat zaman dahulu. Anda pasti akan terbawa dengan suasana yang telah diciptakannya.

tarian perang dari maluku

3 Arti Dari Lambang Dari Tarian Perang Dari Maluku

Total penari yang akan menarikan tarian ini dalam satu kali pertunjukan adalah 30 orang pria dan hanya beberapa penari wanita saja. Pada saat ini Anda akan menemukan tarian ini dengan mudah keika terdapat tamu agung, ulang tahun kota Maluku, dan beberapa tokoh agama atau petinggi pemerintah yang datang ke Maluku. Ada arti dari tiga lambang yang terdapat dalam tarian ini.

1. Pakaian

Lambang pertama adalah pakaian, baju yang memiliki warna merah pada laki-laki melambangkan perasaan perlawanan perang pada tanaha Maluku dan keberanian rasa patriot pada saat mengikuti perang.

2. Pedang di Tanggan Kanan dan Kiri

Lambang kedua adalah pedang yang ada di tangan kanan, maknanya adalah harga diri penduduk Maluku yang akan bertahan sampai titik darah penghabisan di masa perang.

3. Tameng dan Teriakan Lantang

Lambang ketiga yang diwujudkan dalam bentuk tameng atau salawaku dan teriakan lantang yang dilakukan pada saat tarian berlangsung terdengar menggelegar artinya protes. Tindakan protes yang dilakukan ketika melawan pemerintahan yang tidak memberikan perlindungan pada warga Maluku.

Baca Juga  Ingin Melamar Kekasih? Coba Kunjungi 5 Nama Kota Di Jerman Ini

Jika melihat kilas balik dari tarian perang dari Maluku ini, dahulu hanya ditarikan pada saat prajurit akan maju ke medan perang. Zaman terus berkembang yang membuatnya menjadi tarian yang dilestarikan dan menjadi tarian penting dalam upacara adat. Tidak hanya di Maluku saja, namun tariak Cakalele ini semakin meluas karena danya pengaruh pada masa kerajaan yang memiliki kekuasan secara geografis berbeda-beda.

Tarian ini dikenal tidak hanya di Maluku bnamun juga di Maluku Tengah hingga pada wilayah Sulawesi Utara. Bagi kalangan Minahasa, tarian dari Maluku ini juga dikenal sebagai tarian Kabasaran. Selain Maluku, banyak dari daerah di Indonesia yang juga memiliki tarian perang seperti tari perang Nias, tari perang dari Maumere yang disebut Tua Reta Lo’u, tari perang dari Flores yang dikenal dengan tari Hedung, tari perang suku dayak yaitu tari Ajay Kenyah, dan tari perang dari Papua.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *