Manfaat Bunga Rosella untuk Penyakit Ringan hingga Serius
September 19, 2018
minyak urang aring
10 Manfaat Minyak Urang Aring dan Cara Membuat Minyak Urang Aring
September 20, 2018

Penyebab Bayi Sering Cegukan dan Cara Mengatasinya

 

Bayi Sering Cegukan – Bagi orang dewasa cegukan merupakan hal yang wajar terjadi. Tapi bagaimanakah jika bayi yang mengalami cegukan? Cegukan memang bisa dialami oleh semua kalangan tak terkecuali bayi. Bahkan bayi yang sedang berada di dalam kandungan pun bisa mengalami cegukan.

Ibu hamil mungkin pernah merasakan bayi yang berada di rahimnya mengalami cegukan. Sensasi yang dirasakan ibu hamil berupa sentakan kecil yang berulang – ulang. Cegukan ini merupakan hal yang normal dan disebabkan oleh reaksi refleks bayi yang sedang bernafas dan menelan.

Beberapa periset mengatakan cegukan merupakan refleks pencernaan janin untuk menjaga sistem pernapasannya dari cairan ketuban yang ada di dalam kandungan. Sebagian besar orang tua pasti kuatir jika bayi mereka mengalami cegukan apalagi tidak semua cegukan disebabkan oleh proses menyusui.

Cegukan pada bayi muncul akibat terjadinya kontraksi diafragma yaitu otot yang memisahkan dada dan perut. Kontraksi yang terjadi menyebabkan pita suara pada bayi menutup secara tiba – tiba sehingga menimbulkan suara cegukan. Jumlah cegukan yang terjadi sangat bervariasi tiap menitnya, berkisar antara 4 – 60 kali.

Penyebab cegukan pada bayi


Umumnya bayi mengalami cegukan dikarenakan belum matangnya fungsi saraf yang mengatur diafragma pada bayi. Cegukan biasanya disebabkan karena otot diafragma mendapatkan rangsangan. Namun terkadang cegukan bisa terjadi begitu saja. Salah seorang periset mengatakan bahwa cegukan pada bayi muncul sebagai pendorong bagi bayi untuk bersendawa.

Menurut seorang profesor pediatri dari University of Texas Health Science Center yang bernama Lynette Mazur, cegukan pada bayi biasanya disebabkan oleh pemberian makanan seperti ASI, susu formula atau makanan lainnya.

Jika bayi Anda yang diberi ASI eksklusif mengalami cegukan, kemungkinan karena cara menyusui yang kurang benar. Misalnya pada saat menyusui puting kurang masuk ke mulut bayi atau bisa juga dikarenakan posisi bayi tidak berada dalam garis lurus dengan lengan bagi. Ditambah lagi posisi perut bayi tidak berhadapan dengan perut ibu sehingga akan menyebabkan udara yang masuk terhisap oleh bayi.

Baca Juga  Mengenal dan Tahu Khasiat Terong Belanda

Bayi sering cegukan biasanya akan berkurang dengan seiring pertambahan usia bayi. Hal ini dikarenakan seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia pada bayi akan membuat bayi memiliki keseimbangan pada sistem tubuhnya. Walaupun cegukan belum tentu menjadi pertanda yang membahayakan, tapi orang tua sebaiknya mengetahui cara mengatasi cegukan pada bayi.

 

Bayi sering cegukan juga bisa disebabkan karena reaksi alergi terhadap protein tertentu yang ditemukan dalam susu formula maupun dalam ASI. Alergi tersebut dapat menyebabkan radang esofagus atau Eosinophilic Eshopagitis yang memicu kondisi cegukan.

Cegukan dianggap normal terjadi pada bayi yang berusia di bawah 12 bulan. Cegukan yang terlalu sering dapat mengganggu tidur bayi tersebut. Jika Anda merasa bayi Anda sering cegukan dan terlihat marah dan gelisah saat cegukan, sebaiknya Anda periksakan ke dokter. Karena bisa jadi itu merupakan pertanda adanya masalah medis.

Selain itu, bayi dengan penyakit refluks gastroesophageal sangat memungkinkan menyebabkan bayi sering cegukan. Apalagi jika cegukan bayi disertai dengan batuk atau meludah, segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan bayi tidak menderita penyakit pencernaan.

Cara mengatasi cegukan pada bayi

1. Mengubah posisi menyusui


Seringkali bayi yang sedang menyusu akan menelan udara yang berlebih sehingga memicu terjadinya cegukan. Anda dapat mengubah posisi bayi Anda untuk membatasi jumlah udara yang masuk ke dalam mulut bayi.
Jika frekuensi cegukan yang dialami bayi lebih sering, sebaiknya Anda menghentikan dulu air susu untuk menghindari bayi tersedak. Jadi cara menyusui yang benar dapat menghindari terjadinya cegukan pada bayi.

2. Membuat bayi bersendawa setelah minum ASI

Untuk mengantisipasi agar bayi tidak cegukan setelah minum ASI, Anda perlu membuat bayi Anda bersendawa. Sendawa dimaksudkan agar bayi dapat mengeluarkan kelebihan udara yang ada di perutnya.

Baca Juga  Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi Paling Ampuh

Selain itu bersendawa dapat melepaskan kejang otot yang akan menghentikan cegukan yang dialami oleh bayi.
Cara membuat bayi bersendawa yaitu dengan membuat bayi seolah – olah berdiri dengan memposisikan badan bayi Anda di bagian pundak Anda sehingga badan bayi Anda sejajar dengan pundak Anda.

3. Membuat jadwal makan bayi yang teratur

Membiasakan memberikan makan secara teratur dapat meminimalisir kebiasaan bayi sering cegukan. Jika bayi Anda berusia 6 bulan ke atas, buatlah jadwal makanan pendamping ASI yang disesuaikan dengan kondisi bayi.

4. Memijat bagian belakang secara perlahan

Untuk membuat bayi yang sedang cegukan menjadi tenang, pijatlah bagian belakang bayi. Yang dimaksud memijat secara perlahan ini adalah dengan menggosok punggung bayi perlahan – lahan agar cegukan yang dialami bayi akan berkurang. Selain itu, Anda juga bisa menelungkupkan bayi di pangkuan Anda kemudian mengelus punggung bayi dari arah bokong ke kepala.

Artikel Terkait

Nama asli saya Fitria Titik Nurhayati, (Embun.Rinjani) tetapi biasanya saya hanya mencantumkan nama Fitria Titik di profil saya. Saya lahir di Jogja 27 tahun silam dan besar di kota gudeg itu.

Saya mengenyam pendidikan dari SD hingga kuliah di kota ini. Saya pernah bekerja selama 2 tahun di salah satu perusahaan di Kota Batam, setelah itu saya kembali ke Jogja dan bekerja di Jogja hingga saat ini.

Saya memiliki hobi traveling. Sesuai dengan hobi saya, saya suka pergi ke tempat – tempat baru yang belum pernah saya kunjungi. Hobi lain saya yaitu membaca, karena saya merasa dengan membaca saya bisa menambah pengetahuan dan juga mendapatkan informasi – informasi yang update.

Dari kesukaan membaca itu, saya jadi suka menulis. Karena bagi saya, dengan menulis saya bisa berbagi informasi kepada orang lain. Harapan saya tulisan saya bisa bermanfaat untuk orang lain.

Ada salah satu buku yang pernah saya baca, yang menjadi favorit saya. Buku tersebut berjudul “Sang Pemimpi” karangan Andrea Hirata. Di dalam buku tersebut terdapat sebuah kutipan yang selalu saya ingat “Bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi – mimpi itu”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *